logo.png
www.rscahyakawaluyan.com


[PKRS] Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Rumah Tangga bag 2

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Di Rumah Tangga
 

Pada bagian pertama kita sudah mengenal tentang PHBS yang berhubungan dengan kehamilan dan anak kecil terutama bayi. Dalam lanjutan artikel ini kami akan menyambung pembahasan perilaku hidup bersih yang dapat diterapkan di dalam rumah tangga. yaitu :

  1. Mencuci tangan dengan air dan sabun

Mengapa harus mencuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun :

  • Air yang tidak bersih banyak mengandung kuman dan bakteri penyebab penyakit. Bila digunakan, kuman berpindah ke tangan. Pada saat makan, kuman dengan cepat masuk ke dalam tubuh, yang bisa menimbulkan penyakit

  • Sabun sabun dapat membersihkan kotoran dan membunuh kuman, karena tanpa sabun kotoran dan kuman masih tertinggal di tangan.

 

Manfaat mencuci tangan :

  • Membunuh kuman penyakit yang ada di tangan

  • Mencegah penularan penyakit seperti Diare, Kolera Disentri, Typhus, kecacingan, penyakit kulit, Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), flu burung atau Severe Acute respiratory Syndrome (SARS)

  • Tangan menjadi bersih dan ebas dari kuman

  1. Menggunakan air bersih

Air yang kita pergunakan sehari - hari untuk minum, memasak, mandi, berkumur, membersihkan lantai, mencuci alat - alat dapur, mencuci pakaian, dan sebagainya haruslah bersih, agar kita tidak terkena penyakit atau terhindar dari penyakit.

  1. Menggunakan jamban sehat

Jamban adalah suatu ruangan yang mempunyai fasilitas pembuangan kotoran manusia yang terdiri atas tempat jongkok atau tempat duduk dengan leher angsa atau tanpa leher angsa (cemplung) yang dilengkapi dengan unit penampungan kotoran dan air untuk membersihkannya.

Syarat jamban sehat :

  • Tidak mencemari sumber air minum (jarak antara sumber air minum dengan lubang penampungan minimal 10 meter)

  • Tidak berbau

  • Kotoran tidak dapat dijamah oleh serangga atau tikus

  • Tidak mencemari tanah disekitarnya

  • Mudah dibersihkan dan aman digunakan

  • Dilengkapi dinding dan atap pelindung

  • Penerangan dan ventilasi cukup

  • Lantai kedap air dan luas ruangan memadai

  • Tersedia air, sabun, alat pembersih

 

Cara memelihara jamban sehat :

  • Lantai jamban hendaknya selalu bersih dan tidak ada genangan air

  • Jamban dalam keadaan bersih

  • Di dalam jamban tidak ada kotoran yang terlihat

  • Tidak ada serangga (kecoa, lalat, dan tikus) berkeliaran

  • Tersedia alat pembersih (sabun, sikat, dan air bersih)

  • Bila ada kerusakan segera diperbaiki

 

  1. Rumah bebas jentik

Rumah bebas jentik adalah rumah tangga yang setelah dilakukan pemeriksaan jentik secara berkala tidak terdapat jentik nyamuk. Yang perlu dilakukan agar Rumah bebas Jentik:

a. Lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3 M plus (Menguras, menutup, Mengubur, plus menghindari gigitan nyamuk)

b. PSN merupakan kegiatan memberantas telur, jentik dan kepompong nyamuk penular berbagai penyakit seperti Demam Berdarah, Chikungunya, Malaria, Filariasis, (kaki gajah) di tempat - tempat perkembangbiakannya

c. 3 M Plus adalah tiga cara plus yang dilakukan pada saat PSN, yaitu :

  • Menguras dan menyikat tempat - tempat penampungan air seperti bak mandi, tatakan kulkas, tatakan pot kembang dan tempat air minum burung

  • Menutup rapat - rapat tempat penampungan air seperti lubang bak kontrol, lubang pohon, lekukan - lekukan yang dapat menampung air hujan

  • Mengubur atau menyingkirkan barang - barang bekas yang dapat menampung air seperti ban bekas, kaleng bekas, plastik - plastik yang dibuang sembarangan (bekas botol / gelas aqua, plastik kresek, dll)

 

Tiga Indikator Gaya Hidup Sehat

  1. Makan buah dan sayur setiap hari

Setiap anggota rumah tangga mengkonsumsi minimal 3 porsi buah dan 2 porsi sayuran atau sebaliknya setiap hari. Makan sayur dan buah setiap hari sangat penting, karena :

  • Mengandung vitamin dan mineral, yang mengatur pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh

  • Mengandung serta yang tinggi

  1. Melakukan aktivitas fisik sehari-hari

Aktivitas fisik adalah melakukan pergerakan anggota tubuh yang menyebabkan pengeluaran tenaga yang sangat penting bagi pemeliharaan kesehatan fisik, mental, dan mempertahankan kualitas hidup agar tetap sehat dan bugar sepanjang hari. Aktivitas fisik dilakukan secara teratur paling sedikit 30 menit dalam sehari, sehingga dapat menyehatkan jantung, paru-paru serta alat tubuh lainnya

  1. Tidak merokok di dalam rumah

Setiap anggota keluarga tidak boleh merokok di dalam rumah. Rokok ibarat pabrik bahan kimia. Dalam satu batang rokok yang dihisap akan dikeluarkan sekitar 4000 bahan kimia berbahaya, diantaranya yang paling berbahaya adalah Nikotin, Tar, dan Carbon Monoksida (CO).

  • Nikotin menyebabkan ketagihan dan merusak jantung dan aliran darah

  • Tar menyebabkan kerusakan sel paru-paru dan kanker

  • CO menyebabkan berkurangnya kemampuan darah membawa oksigen, sehingga sel-sel tubuh akan mati

 

Persentase Pencapaian Rumah Tangga Yang berPHBS di Indonesia

Berdasarkan profil kesehatan provinsi tahun 2009, persentase rumah tangga yang ber-perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara nasional sebesar 48,41 %

Provinsi yang memiliki persentase tertinggi adalah :

  1. Jawa Tengah (88,57 %)

  2. DI Yogyakarta (87,38 %)

  3. Kalimantan Timur (79,73 %)

Provinsi dengan presentase PHBS yang rendah adalah :

  1. Sumatera barat (17,97 %)

  2. Banten (21,37 %)

  3. Papua Barat (27,34 %)

Sumber : profil kesehatan Indonesia Tahun 2009

bilamana ada yang ingin andaketahui, anda dapat juga menghubungi:
Bagian Customer Service atau Bagian Informasi
dan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS)
RS. Cahya Kawaluyan (Grup RS. Santo Borromeus)

Jl. Raya Parahyangan KM 3 Kota Baru Parahyangan
Padalarang, Bandung Barat
Telp. 022-6803700 Ext 1136/1138


 


^ Back To Top