logo.png
www.rscahyakawaluyan.com


Senam Kaki Untuk Penderita Diabetes

Latihan Senam Kaki

Untuk Penderita Diabetes Mellitus

 

Created by : Ni Putu Nani S. AMK

Bagian Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS)

 

Diabetes Mellitus merupakan penyakit sillent killer yang ditandai dengan peningkatan kadar kadar glukosa darah dan kegagalan sekresi insulin atau penggunaan insulin dalam metabolisme yang tidak adekuat.

Berdasarkan data yang didapat dari Perkumpulan Endokrinologi (PERKENI) menyatakan bahwa jumlah penderita diabetes di Indonesia telah mencapai 9,1 juta orang, serta Indonesia menduduki peringkat ke – 5 teratas diantara negara-negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia.

Salah satu komplikasi penyakit diabetes mellitus yang sering dijumpai adalah kaki diabetik (diabetic foot), yang mempunyai tanda dan gejala seperti adanya perlukaan, infeksi serta adanya gangrene. Ada dua tindakan dalam prinsip dasar pengelolaan diabetic foot yaitu tindakan pencegahan dan tindakan rehabilitasi, untuk tindakan pencegahannya sendiri yang bisa kita lakukan secara mandiri meliputi edukasi perawatan kaki, sepatu diabetes dan senam kaki.

Senam kaki sendiri diharapkan dapat mengurangi kejadian komplikasi yang terjadi pada kaki pada pasien Diabetes Mellitus seperti luka infeksi yang tidak kunjung sembuh serta menyebar luar akan dapat tidak terjadi, gerakan senam ini sangat mudah serepitisi dilakukan baik di dalam maupun di luar ruangan serta waktu yang dilakukan untuk olahraga ini juga tidak begitu lama hanya sekitar 15-30 menit dan tidak memerlukan peralatan yang rumit namun anda hanya bisa menggunakan kursi dan sehelai koran bekas.

 

Apa itu senam kaki diabetes ?

 

Senam kaki diabetes adalah suatu kegiatan atau latihan yang dilakukan oleh pasien diabetes mellitus untuk mencegah terjadinya luka dan membantu melancarkan peredaran darah bagian kaki.

 

Tujuan dan manfaat melakukan senam kaki

  1. Memperbaiki sirkulasi darah.
  2. Memperkuat otot-otot kecil.
  3. Mencegah terjadinya kelainan bentuk kaki.
  4. Meningkatkan kekuatan otot betis dan paha.
  5. Mengatasi keterbatasan gerak.


Langkah - langkah senam diabetes

Dengan tumit yang diletakkan di lantai, gerakan jari-jari kaki ke atas dan kebawah, ulangi sebanyak 2 set x 10 repetisi.





 

Angkat telapak kaki kiri ke atas dengan bertumpu dengan tumit, lakukan gerakan memutar keluar dengan pergerakan pada telapak kaki sebanyak 2 set x 10 repetisi, lakukan gerakan bergantian pada kaki yang satunya.




Angkat kaki sejajar, gerakan kaki ke depan dan kebelakang sebanyak 2 set x 10 repitisi.



 

















Angkat kaki sejajar gerakan telapak kaki ke depan dan ke belakang sebanyak 2 set x 10 repetisi.





 

Selanjutnya luruskan salah satu kaki dan angkat. Lalu putar kaki pada pergelangan kaki, lakukan gerakan seperti menulis di udara dengan kaki dari angka 0 hingga 10 dilakukan secara bergantian.




 

Letakkan selembar koran dilantai. Kemudian bentuk kertas koran tersebut menjadi seperti bola dengan kedua belah kaki.






 

Lalu buka kembali bola tersebut menjadi lembaran seperti semula menggunakan kedua belah kaki. Gerakan ini dilakukan hanya sekali saja.





 

Kemudian robek koran menjadi 2 bagian, lalu pisahkan kedua bagian koran tersebut. Sebagian koran di sobek - sobek menjadi kecil - kecil dengan kedua kaki.














 

Kemudian pindahkan kumpulan sobekan - sobekan tersebut dengan kedua kaki lalu letakkan sobekkan kertas pada bagian kertas yang utuh tadi. Lalu bungkus semua sobekan - sobekan tadi dengan kedua kaki kanan dan kiri menjadi bentuk bola.

 




bilamana ada yang ingin anda ketahui, anda dapat juga menghubungi:
Bagian Customer Service atau Bagian Informasi
dan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS)
RS. Cahya Kawaluyan (Grup RS. Santo Borromeus)

Jl. Raya Parahyangan KM 3 Kota Baru Parahyangan
Padalarang, Bandung Barat
Telp. 022-6803700 Ext 1136/1138


^ Back To Top