• (022) 680 3700
  • marketing@rscahyakawaluyan.com
0812 1111 8009

Memperingati Hari Tuberculosis (TBC) Sedunia

TBC (Tuberkulosis)

Pengertian TBC (Tuberkulosis)

TBC (Tuberkulosis) yang juga dikenal dengan TB adalah penyakit paru-paru akibat kuman Mycobacterium tuberculosis. TBC akan menimbulkan gejala berupa batuk yang berlangsung lama (lebih dari 3 minggu), biasanya berdahak, dan terkadang mengeluarkan darah. 

Kuman TBC tidak hanya menyerang paru-paru, tetapi juga bisa menyerang tulang, usus, atau kelenjar. Penyakit ini ditularkan dari percikan ludah yang keluar penderita TBC, ketika berbicara, batuk, atau bersin. Penyakit ini lebih rentan terkena pada seseorang yang kekebalan tubuhnya rendah, misalnya penderita HIV.

 

Gejala Tuberkulosis

Selain menimbulkan gejala berupa batuk yang berlangsung lama, penderita TBC juga akan merasakan beberapa gejala lain, seperti: Demam, lemas, berat badan turun, tidak nafsu makan, nyeri dada dan berkeringat di malam hari

 

Pengobatan Tuberkulosis

TBC dapat dideteksi melalui pemeriksaan dahak. Beberapa tes lain yang dapat dilakukan untuk mendeteksi penyakit menular ini adalah foto Rontgen dada, tes darah, atau tes kulit (Mantoux). TBC dapat disembuhkan jika penderitanya patuh mengonsumsi obat sesuai dengan resep dokter. Untuk mengatasi penyakit ini, penderita perlu minum beberapa jenis obat untuk waktu yang cukup lama (minimal 6 bulan). Obat itu umumnya berupa: Isoniazid, Rifampicin, Pyrazinamide dan Ethambutol 

>> Pengobatan penyakit TBC membutuhkan waktu yang cukup lama dan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, memiliki asuransi kesehatan bisa menjadi pertimbangan, sehingga Anda tidak perlu dipusingkan dengan tanggungan biaya saat berobat nanti.

 

Pencegahan Tuberkulosis

TBC dapat dicegah dengan pemberian vaksin, yang disarankan dilakukan sebelum bayi berusia 2 bulan. Selain itu, pencegahan juga dapat dilakukan dengan cara: Mengenakan masker saat berada di tempat ramai, tutupi mulut saat bersin, batuk, dan tertawa, dan tidak membuang dahak atau meludah sembarangan.

 

 

 

REFERENSI

Alodokter

Vilcheze, C. Kremer, L. (2017). Acid-Fast Positive and Acid-Fast Negative Mycobacterium tuberculosis: The Koch Paradox. Microbiol Spectrum 5(2), pp. 1-14.
Riello, F. et. al. (2016). Diagnosis of Mycobacterial Infections Based on Acid-Fast Bacilli Test and Bacterial Growth Time and Implications on Treatment and Disease Outcome. BMC Infect Dis. 16, pp. 142.
Campbell, I. Bah-Sow, O. (2006). Pulmonary Tuberculosis: Diagnosis and Treatment. BMJ. 332(7551), pp.1194–1197.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2003). Artikel. Perlu Keterpaduan untuk Pemberantasan Tuberkulosis.
World Health Organization WHO (2018). Fact Sheets: Tuberculosis.
World Health Organization WHO (2016). Global Tuberculosis Report 2016.
NHS Choices UK (2016). Health A-Z. Tuberculosis (TBC).
Mayo Clinic (2017). Diseases and Conditions. Tuberculosis.
Nall, R. Healthline (2018). Tuberculosis.
Herchline, T. Medscape (2017). Tuberculosis (TBC) Workup.